
Jakarta –
Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan lebih banyak orang asing tinggal lebih lama di negara itu mulai awal bulan depan. Langkah ini dilakukan sembari mempertahankan pembatasan masuk terkait COVID-19 untuk wisatawan
Dilansir Reuters, Rabu (23/9/2020) surat kabar Asahi melaporkan bahwa dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona, Jepang telah menerapkan beberapa pembatasan perjalanan paling ketat di dunia.
Bahkan penduduk tetap tidak dapat masuk kembali ke negara itu tanpa izin sebelumnya.
Pemerintah melonggarkan beberapa pembatasan untuk pelajar dan pebisnis dari tujuh negara pada akhir Juli.
Di bawah pelonggaran terbaru yang diusulkan, Jepang akan mengizinkan mereka yang tinggal lebih dari tiga bulan, seperti pelajar dan pekerja medis, untuk masuk dari negara mana pun, menurut laporan Asahi, mengutip berbagai sumber pemerintah.