
Jakarta
(ANTARA)
–
Google
Maps
kini
bukan
hanya
sekadar
alat
navigasi.
Fitur
“Location
Sharing”
memudahkan
pengguna
untuk
membagikan
lokasi
mereka
secara
real-time
kepada
teman
atau
keluarga,
sehingga
lebih
praktis
saat
ingin
memastikan
keberadaan
orang
terdekat.
Selain
itu,
akurasi
dan
keamanan
yang
ditawarkan
membuat
fitur
ini
cocok
digunakan
dalam
berbagai
situasi,
seperti
memantau
perjalanan,
mengatur
pertemuan,
hingga
menjaga
keselamatan
saat
bepergian.
Apa
itu
location
sharing?
Location
Sharing
adalah
fitur
bawaan
Google
Maps
di
Android
dan
iOS
yang
memungkinkan
pengguna
membagikan
posisi
mereka
secara
langsung
kepada
orang
tertentu.
Fitur
ini
sangat
membantu
untuk
memantau
keberadaan
seseorang
secara
real-time
dengan
praktis
dan
mudah.
Penerima
dapat
melihat
lokasi
si
pembagi
di
peta,
termasuk
pergerakan
terkini
dan
estimasi
waktu
tiba.
Dengan
begitu,
koordinasi
saat
bepergian
atau
memastikan
keselamatan
orang
terdekat
menjadi
lebih
efisien
dan
aman.
Baca
juga:
Tips
mudik
pakai
Google
Maps
tanpa
kuota
internet
agar
hemat
baterai
Cara
melacak
dengan
mudah
melalui
Google
Maps
1.
Buka
aplikasi
Google
Maps
dan
pastikan
sudah
login
dengan
akun
Google.
2.
Ketuk
ikon
profil
di
sudut
kanan
atas,
lalu
pilih “Location
Sharing”
3.
Pilih
“New
share”,
lalu
tentukan
durasi
berbagi—mulai
dari
15
menit,
hingga
24
jam,
atau
hingga
pengguna
mematikan
sendiri
fitur
tersebut.
4.
Pilih
kontak
Google
atau
salin
tautan
untuk
dibagikan
lewat
WhatsApp,
email,
atau
aplikasi
lainnya.
Keunggulan
fitur
•
Real-time:
lokasi
diperbarui
terus‑menerus
saat
subjek
bergerak.
•
Akurat:
memanfaatkan
kombinasi
data
GPS
dan
seluler.
•
Kontrol
penuh:
si
pembagi
dapat
menghentikan
berbagi
kapan
saja.
•
Multiplatform:
kompatibel
di
Android,
iOS,
desktop—bahkan
orang
tanpa
akun
Google
bisa
melihat
via
tautan.
Baca
juga:
Jaga
privasi,
ini
cara
blur
gambar
rumah
di
Google
Maps
Etika
dan
privasi
Sebagai
informasi,
fitur
ini
hanya
akan
berfungsi
secara
efektif
jika
ada
persetujuan
dari
pengguna
yang
lokasinya
akan
dibagikan.
Tanpa
izin,
pelacakan
lokasi
bisa
dianggap
sebagai
bentuk
penyadapan
yang
melanggar
privasi
dan
berpotensi
menimbulkan
konsekuensi
hukum.
Karena
itu,
sangat
disarankan
untuk
selalu
mengedepankan
transparansi
dan
saling
pengertian
dalam
penggunaannya.
Fitur
ini
akan
jauh
lebih
bermanfaat
jika
digunakan
dalam
konteks
yang
sehat,
seperti
antara
orang
tua
dan
anak,
pasangan,
atau
rekan
perjalanan
yang
saling
percaya.
Tips
penggunaan
yang
aman
•
Gunakan
hanya
untuk
tujuan
positif:
keamanan,
koordinasi
perjalanan,
atau
memastikan
kedatangan.
•
Perbarui
durasi
secara
teratur
dan
segera
hentikan
jika
sudah
tidak
dibutuhkan.
•
Periksa
kembali
kontak
yang
memiliki
akses
lokasi
jaga
data
pribadi
dari
pengguna
tidak
dikenal.
Dengan
prosedur
sederhana
dan
perlindungan
privasi
yang
kuat,
Location
Sharing
lewat
Google
Maps
menjadi
alat
yang
praktis
dan
aman.
Pastikan
selalu
menggunakan
fitur
ini
secara
bertanggung
jawab
dan
berdasarkan
kesepakatan
bersama.
Baca
juga:
Cara
daftar
alamat
usaha
UMKM
di
Google
Maps
untuk
naikkan
penjualan
Pewarta:
M.
Hilal
Eka
Saputra
Harahap
Editor:
Suryanto
Copyright
©
ANTARA
2025
Dilarang
keras
mengambil
konten,
melakukan
crawling
atau
pengindeksan
otomatis
untuk
AI
di
situs
web
ini
tanpa
izin
tertulis
dari
Kantor
Berita
ANTARA.