
Manado
(ANTARA)
–
Bank
Indonesia
(BI)
bersama
Pemerintah
Kota
(Pemkot)
Manado,
Sulawesi
Utara,
mempercepat
digitalisasi
daerah
untuk
peningkatan
layanan
masyarakat.
“Tim
Percepatan
dan
Perluasan
Digitalisasi
Daerah
(TP2DD)
diarahkan
mempercepat
dan
memperluas
pelaksanaan
digitalisasi
di
berbagai
sektor
di
Kota
Manado,”
kata
Kepala
BI
Perwakilan
Sulut
Andry
Prasmuko,
di
Manado,
Rabu.
Andry
mengatakan,
pihaknya
bersama
pemkot
meningkatkan
layanan
kepada
masyarakat
dengan
mendorong
inovasi
serta
integrasi
ekonomi
melalui
digitalisasi.
Perkembangan
Pendapatan
Asli
Daerah
(PAD)
Kota
Manado
yang
mengalami
peningkatan
serta
kinerja
TP2DD
yang
sangat
baik
sehingga
memperoleh
penghargaan
peringkat
1
kategori
Kota
di
Sulawesi
pada
championship
TP2DD
2024.
Andry
menambahkan
pada
championship
TP2DD
2024,
Kota
Manado
mendapat
peringkat
tertinggi
secara
nasional
untuk
pelaksanaan
High
Level
Meeting
(HLM),
dimana
penilaian
HLM
ditentukan
dari
pelaksanaan
yang
dipimpin
kepala
daerah
dan
adanya
tindak
lanjut
yang
konkret.
Ia
juga
mengharapkan
Kota
Manado
dapat
meningkatkan
PAD
dan
berhasil
mempertahankan
predikat
peringkat
1
pada
Championship
TP2DD
2025
mendatang.
Sebagai
bagian
dari
penguatan
Elektronifikasi
Transaksi
Pemerintah
Daerah
(ETPD),
dilakukan
pula
seremonial
penyerahan
Kartu
Kredit
Pemerintah
Daerah
(KKPD)
oleh
BPD
Sulawesi
Utara
Gorontalo
(SulutGo)
kepada
Wali
Kota
Manado,
yang
selanjutnya
diteruskan
kepada
perangkat
daerah
terkait.
Penggunaan
KKPD
diharapkan
dapat
mendorong
efisiensi,
meminimalisir
transaksi
tunai,
serta
memperkuat
tata
kelola
keuangan
yang
transparan
dan
akuntabel.
TP2DD
Kota
Manado
berkomitmen
untuk
mengadopsi
praktik
terbaik
yang
relevan
dengan
karakteristik
daerah,
serta
memperkuat
kolaborasi
lintas
sektor
dalam
mendorong
digitalisasi
daerah
yang
inklusif,
inovatif,
dan
berkelanjutan.
Lebih
lanjut,
TP2DD
Kota
Manado
akan
menyusun
laporan
evaluasi
kinerja
TP2DD
yang
akan
dipergunakan
dalam
penentuan
TP2DD
terbaik
di
champhionship
TP2DD
2025.