
Jakarta
(ANTARA)
–
Menjelang
Idulfitri
2025,
masyarakat
yang
hendak
melakukan
perjalanan
mudik
ke
kampung
halaman,
khususnya
ke
Pulau
Sumatera
dengan
kendaraan
listrik
kini
tidak
perlu
khawatir
lagi
terkait
ketersediaan
infrastruktur
pengisian
daya.
Tol
Trans
Sumatera
kini
telah
dilengkapi
dengan
berbagai
titik
Stasiun
Pengisian
Kendaraan
Listrik
Umum
(SPKLU)
yang
siap
mendukung
perjalanan
pemudik.
Kehadiran
SPKLU
di
sepanjang
jalur
Tol
Trans
Sumatera
menjadi
bagian
dari
komitmen
pemerintah
dalam
mendukung
ekosistem
kendaraan
listrik
di
Indonesia.
Dengan
semakin
banyaknya
masyarakat
yang
beralih
ke
kendaraan
listrik,
kebutuhan
akan
fasilitas
pengisian
daya
juga
semakin
meningkat,
terutama
di
momen
mudik
Lebaran
yang
menjadi
tradisi
tahunan
masyarakat
Indonesia.
Sebaran
lokasi
SPKLU
di
Tol
Trans
Sumatera
Berdasarkan
informasi
terkini,
berikut
adalah
daftar
lokasi
SPKLU
yang
telah
tersedia
di
beberapa
titik
rest
area
di
Tol
Trans
Sumatera:
Provinsi
Lampung
-
Rest
Area
KM
20A -
Rest
Area
KM
20B -
Rest
Area
KM
33A -
Rest
Area
KM
33B -
Rest
Area
KM
49A -
Rest
Area
KM
49B -
Rest
Area
KM
67A -
Rest
Area
KM
67B -
Rest
Area
KM
87A -
Rest
Area
KM
87B -
Rest
Area
KM
116A -
Rest
Area
KM
116B -
Rest
Area
KM
163A -
Rest
Area
KM
172B -
Rest
Area
KM
208A -
Rest
Area
KM
215B -
Rest
Area
KM
234A
Provinsi
Sumatera
Selatan
-
Rest
Area
KM
56A -
Rest
Area
KM
56B -
Rest
Area
KM
269B -
Rest
Area
KM
277A -
Rest
Area
KM
306B -
Rest
Area
KM
311A
Kemudahan
melalui
aplikasi
PLN
Mobile
Untuk
mendukung
kelancaran
perjalanan
para
pengguna
kendaraan
listrik,
PT
PLN
(Persero)
telah
menyediakan
aplikasi
PLN
Mobile
yang
dilengkapi
dengan
fitur
Trip
Planner.
Fitur
ini
memungkinkan
pemudik
untuk
merencanakan
perjalanan
dengan
lebih
mudah,
termasuk
menemukan
lokasi
SPKLU
terdekat
di
sepanjang
rute
yang
akan
ditempuh.
Cara
menggunakan
fitur
SPKLU
di
aplikasi
PLN
Mobile:
-
Unduh
aplikasi
PLN
Mobile
melalui
PlayStore
atau
AppStore. -
Buka
aplikasi
dan
pilih
fitur
Electric
Vehicle. -
Pilih
menu
SPKLU,
dan
aplikasi
akan
menampilkan
titik-titik
SPKLU
terdekat
yang
dapat
digunakan.
Dengan
aplikasi
ini,
pemudik
dapat
mengoptimalkan
waktu
perjalanan
dan
memastikan
kendaraan
mereka
selalu
dalam
kondisi
prima
selama
perjalanan
jauh.
Tips
mudik
aman
dengan
kendaraan
listrik
Agar
perjalanan
mudik
dengan
kendaraan
listrik
tetap
aman
dan
nyaman,
berikut
beberapa
tips
yang
bisa
diterapkan:
1.
Rencanakan
rute
perjalanan
dengan
baik
Gunakan
fitur
Trip
Planner
pada
aplikasi
PLN
Mobile
untuk
mengetahui
lokasi
SPKLU
yang
tersedia
di
sepanjang
jalur
mudik.
2.
Periksa
kondisi
kendaraan
sebelum
berangkat
Pastikan
semua
komponen
kendaraan
berfungsi
dengan
baik
dan
baterai
terisi
penuh
sebelum
memulai
perjalanan.
3.
Manfaatkan
waktu
istirahat
untuk
pengisian
daya
Saat
berhenti
di
rest
area,
gunakan
kesempatan
tersebut
untuk
mengisi
daya
kendaraan.
4.
Bawa
peralatan
pengisian
cadangan
Jika
memungkinkan,
bawalah
kabel
pengisian
cadangan
atau
portable
charger
sebagai
langkah
antisipasi.
5.
Pantau
kondisi
lalu
lintas
Gunakan
aplikasi
navigasi
untuk
memantau
kondisi
lalu
lintas
dan
mencari
alternatif
rute
jika
diperlukan.
6.
Hubungi
layanan
pelanggan
PLN
jika
diperlukan
Jika
mengalami
kendala
saat
pengisian
daya,
pemudik
dapat
menghubungi
layanan
pelanggan
PLN
yang
siap
membantu.
Kehadiran
SPKLU
di
sepanjang
Tol
Trans
Sumatera
menjadi
angin
segar
bagi
para
pengguna
kendaraan
listrik,
sehingga
memungkinkan
mereka
untuk
mudik
dengan
lebih
nyaman,
efisien,
serta
ramah
lingkungan.
Melalui
perencanaan
yang
baik
dan
pemanfaatan
teknologi
yang
tersedia,
mudik
dengan
kendaraan
listrik
kini
semakin
mudah
dan
terjangkau
bagi
masyarakat.
Artikel
ini
telah
disusun
berdasarkan
data
terbaru
mengenai
infrastruktur
kendaraan
listrik
di
Tol
Trans
Sumatera.
Untuk
informasi
lebih
lanjut,
pemudik
dapat
mengakses
situs
resmi
PLN
atau
mengunduh
aplikasi
PLN
Mobile.
Baca
juga:
Daftar
53
SPKLU
di
rest
area
tol
Trans
jawa
untuk
mudik
Lebaran
2025
Baca
juga:
PLN
Sumut
tambah
SPKLU
guna
tingkatkan
pelayanan
pemudik
Lebaran
2025
Baca
juga:
PLN
UID
Sulselrabar
sediakan
62
unit
SPKLU
untuk
pemudik
lebaran
Pewarta:
Raihan
Fadilah
Editor:
Alviansyah
Pasaribu
Copyright
©
ANTARA
2025