
WASHINGTON
—
Amerika
Serikat,
Jumat
(3/1)
mengeluarkan
sanksi
keamanan
siber
baru
terhadap
Integrity
Technology
Group,
perusahaan
China
yang
terlibat
dalam
pemrograman
komputer,
sebagaimana
ditunjukkan
dalam
sebuah
unggahan
di
situs
web
Departemen
Keuangan.
Perusahaan
yang
berpusat
di
Beijing
tersebut
sebelumnya
telah
dituduh
oleh
pejabat
Barat
sebagai
dalang
dari
kelompok
peretas
besar
China, “Flax
Typhoon.”
Direktur
FBI
Christopher
Wray,
dalam
konferensi
keamanan
siber
tahun
lalu,
mengatakan
Integrity
Technology
menyamar
sebagai
perusahaan
IT
tetapi
juga “mengumpulkan
data
intelijen
dan
melakukan
pengintaian
untuk
badan
keamanan
pemerintah
China.”
Pada
saat
itu,
pejabat
China
menuduh
Amerika
Serikat
dan
sekutunya
telah “terburu-buru
mengambil
kesimpulan
yang
tidak
berdasar
dan
membuat
tuduhan
yang
tidak
berdasar
terhadap
China.”
[es/dw]