
Washington
—
Sejumlah
media
Amerika
Serikat
melaporkan
Presiden
Joe
Biden
telah
memutuskan
untuk
memblokir
usulan
akuisisi
perusahaan
baja
Amerika,
US
Steel,
senilai
$14,9
miliar
oleh
oleh
perusahaan
baja
asal
Jepang,
Nippon
Steel.
Biden
akan
mengumumkan
keputusan
tersebut
secepatnya
pada
Jumat
(3/12).
Gedung
Putih
sedang
merencanakan
pengumuman
mengenai
temuan
presiden
itu
kecuali
Biden
berubah
pikiran
pada
menit-menit
terakhir,
menurut
koran
Washington
Post
dan
New
York
Times.
The
Post
melaporkan
Biden
memutuskan
untuk
memblokir
kesepakatan
tersebut
meskipun
ada
upaya
intensif
untuk
mempengaruhinya
dalam
beberapa
hari
terakhir
oleh
beberapa
penasihat
seniornya.
Para
penasihat
Biden
mewanti-wanti
bahwa
menolak
investasi
dalam
jumlah
besar
dari
perusahaan
terkemuka
Jepang
dapat
merusak
hubungan
Washington
dengan
Tokyo.
Belum
ada
komentar
mengenai
laporan
dari
Gedung
Putih
pada
Kamis
(2/1)
malam
dan
Nippon
Steel
menolak
berkomentar
ketika
dihubungi
oleh
kantor
berita
AFP.
Keputusan
tersebut
diserahkan
kepada
Biden
setelah
panel
pemerintah
Amerika
gagal
mencapai
konsensus
pada
akhir
Desember
mengenai
apakah
akuisisi
US
Steel
oleh
Nippon
Steel
mengancam
keamanan
nasional
Washington.
Transaksi
kontroversial
tersebut
dirujuk
ke
Biden,
yang
secara
hukum
diwajibkan
untuk
bertindak
dalam
batas
waktu
15
hari,
setelah
kebuntuan
yang
dilakukan
oleh
Komite
Penanaman
Modal
Asing
di
Amerika
Serikat
(Committee
on
Foreign
Investment
in
the
United
States/CFIUS).
Biden
telah
mengkritik
kesepakatan
tersebut
selama
berbulan-bulan,
bergabung
dengan
suara
konsensus
keras
oleh
para
pemain
besar
Amerika
Serikat
yang
mengecam
kesepakatan
tersebut.
Mereka
termasuk
Presiden
terpilih
Donald
Trump
dan
wakil
presiden
baru,
JD
Vance.
Kesepakatan
itu
menjadi
bagian
dari
kampanye
presiden
Amerika
Serikat
pada
2024
ketika
Pennsylvania
muncul
sebagai
negara
bagian
yang
kritis
dan
para
pemimpin
serikat
pekerja
United
Steelworkers
dengan
keras
menentang
transaksi
tersebut.
Nippon
Steel
menggambarkan
transaksi
tersebut
sebagai
penyelamat
bagi
industri
baja
di
Pennsylvania
yang
semakin
memudar.
Nippon
Steel
dan
US
Steel
telah
berjanji
untuk
mengambil
tindakan
hukum
terhadap
pemerintah
dengan
alasan
bahwa
pemerintah
tidak
mengikuti
prosedur
yang
tepat
selama
mempertimbangkan
akuisisi.
[ft/es]