
KYIV
(Reuters)
—
Presiden
Volodymyr
Zelenskyy
menyatakan
bahwa
Ukraina
harus
melakukan
segala
upaya
untuk
memastikan
perang
dengan
Rusia
harus
berakhir
tahun
depan
melalui
jalur
diplomasi.
Dalam
wawancara
radio
yang
disiarkan
pada
Sabtu
(16/11),
Zelenskyy
mengakui
beratnya
situasi
di
medan
perang
Ukraina
timur
dan
kemajuan
yang
dicapai
Rusia.
Ia
juga
menyatakan
bahwa
mitranya,
Vladimir
Putin,
tidak
tertarik
untuk
menyetujui
perjanjian
damai.
Zelenskyy
menyatakan
bahwa
undang-undang
Amerika
Serikat
mencegahnya
bertemu
dengan
Presiden
terpilih
Donald
Trump
sebelum
pelantikannya
pada
Januari
mendatang.
Pemimpin
Ukraina
itu
menegaskan
bahwa
ia
hanya
akan
berbicara
langsung
dengan
Trump,
bukan
dengan
utusan
atau
penasihatnya.
“Saya,
sebagai
presiden
Ukraina,
hanya
akan
menganggap
serius
pembicaraan
dengan
Presiden
Amerika
Serikat,
dengan
segala
hormat
kepada
rombongan
atau
siapa
pun,”
kata
Zelenskyy.
“Dari
pihak
kami,
kami
harus
melakukan
segala
yang
kami
bisa
untuk
memastikan
perang
ini
berakhir
tahun
depan,
melalui
jalur
diplomatik,”
kata
Zelenskyy.
[ah]