Polisi
mengatakan
seorang
pria
yang
membawa
bahan
peledak
untuk
menyerang
gedung
Mahkamah
Agung
Brazil
tewas
dalam
sebuah
ledakan,
Rabu
(13/11),
hanya
beberapa
hari
sebelum
negara
itu
menjadi
tuan
rumah
pertemuan
puncak
Kelompok
20
atau
G20.

Wakil
Gubernur
Brasilia
Celina
Leao
mengatakan
informasi
awal
mengindikasikan
insiden
itu
adalah
serangan “bunuh
diri”
dan
setelah
terjadi
ledakan
di
dekat
sebuah
mobil
di
mana
pria
itu
baru
saja
keluar.

“Warga
ini
mendekati
Mahkamah
Agung
Federal,
mencoba
masuk,
gagal
dan
ledakan
terjadi
di
pintu
masuk,”
kata
Leao
kepada
para
wartawan,
seraya
menambahkan
tidak
ada
yang
luka.

Jenazah
pria
itu
ditemukan “masih
dengan
peralatan
terpasang
di
tubuhnya,”
katanya
menambahkan.

“Polisi
akan
menyelidiki
serangan
tersebut,”
kata
Polisi
Federal
dalam
sebuah
pernyataan.

Polisi membarikade lingkungan sekitar gedung Mahkamah Agung Brazil, di Brasilia usai terjadi ledakan pada Rabu, 13 November 2024. (Foto: Eraldo Peres/AP Photo)

Polisi
membarikade
lingkungan
sekitar
gedung
Mahkamah
Agung
Brazil,
di
Brasilia
usai
terjadi
ledakan
pada
Rabu,
13
November
2024.
(Foto:
Eraldo
Peres/AP
Photo)

Pria
itu
bernama
Francisco
Wanderley
Luiz,
kandidat
anggota
DPRD
tahun
2020
untuk
Partai
Liberal
yang
dipimpin
oleh
mantan
Presiden
Brazil
Jair
Bolsonaro,
menurut
jaringan

GloboNews

yang
mengutip
dokumen
polisi.

Pihak
berwenang
telah
meningkatkan
keamanan
di
negara
tersebut
menjelang
KTT
G20
yang
dimulai
pada
Senin
(18/11)
dan
akan
berlangsung
dua
hari.
Dalam
pertemuan
itu,
para
pemimpin
dunia
termasuk
Presiden
Amerika
Joe
Biden
dan
Presiden
China
Xi
Jinping
dijadwalkan
hadir.

Xi
dijadwalkan
melakukan
perjalanan
ke
Brasilia
untuk
kunjungan
kenegaraan
pada
Rabu
(20/11).

Mahkamah
Agung
mengatakan
dalam
sebuah
pernyataan
bahwa
dua
ledakan
ituterjadi
pada
akhir
sidang,
Rabu
dan
para
hakim
telah
dievakuasi
dengan
aman.

Pengadilan
tersebut
terletak
di
Praca
dos
Tres
Poderes,
yang
juga
menghadap
ke
istana
presiden
dan
Kongres.

Presiden
Luiz
Inacio
Lula
da
Silva
tidak
berada
di
istana
pada
saat
ledakan
terjadi,
kata
seorang
juru
bicara.

[ft/es]

Source