
Manado
(ANTARA)
–
Pemerintah
Kota
(Pemkot)
Manado
mengajak
warga
agar
segera
mendaftar
QR
Code
kendaraan
untuk
bisa
mendapatkan
atau
membeli
bahan
bakar
minyak
(BBM)
jenis
Pertalite
di
SPBU
Kota
Manado,
Provinsi
Sulawesi
Utara
(Sulut).
“Hal
ini
untuk
mendukung
program
pemerintah
pusat
menyalurkan
BBM
bersubsidi
tepat,
sehingga
registrasi
QR
Pertalite
sangat
penting
dilakukan,”
kata
Wali
Kota
Manado
Andrei
Angouw,
di
Manado,
Kamis.
Dia
mengatakan
masyarakat
Kota
Manado
harus
mendukung,
dan
berharap
segera
daftarkan
kendaraan
milik
pribadi
untuk
mendaftarkan
QR
Pertalite.
“Mari
sama-sama
kita
pastikan
subsidi
ini
tepat
sasaran,”
kata
Andrei.
Area
Manager
Communication,
Relation,
&
CSR
PT
Pertamina
Patra
Niaga
Regional
Sulawesi
Fahrougi
Andriani
Sumampouw
mengatakan
melanjutkan
keberhasilan
dari
program
subsidi
tepat
solar
yang
telah
mencapai
100
persen
di
seluruh
wilayah
Sulawesi,
Pertamina
Patra
Niaga
Sulawesi
secara
bertahap
mulai
memberlakukan
pembelian
BBM
jenis
pertalite
juga
menggunakan
QR
Code.
“Berdasarkan
data
terbaru,
jumlah
pendaftar
telah
mencapai
angka
sebanyak
235.844
registran
di
Sulawesi,”
katanya.
Dia
mengatakan
bahwa
nilai
ini
akan
terus
bertambah
seiring
dengan
perluasan
pendataan
QR
Code
Pertalite
yang
dilakukan
secara
bertahap.
“Registrasi
kendaraan
untuk
QR
Code
Pertalite
sudah
dimulai
sejak
Juli
2024
di
14
Provinsi
salah
satunya
adalah
Gorontalo,
kemudian
akan
dilanjutkan
pada
Agustus
2024
di
20
Provinsi
lainnya
termasuk
Sulsel,
Sulteng,
Sulbar,
Sulut,
hingga
Sultra,”
ujar
Fahrougi.
Untuk
regional
Sulawesi
sendiri,
transaksi
menggunakan
QR
Code
tertinggi
terdapat
di
wilayah
Gorontalo
yakni
sudah
mencapai
98,7
persen.
“Hal
ini
menunjukkan
kesadaran
dan
dukungan
Masyarakat
Gorontalo
mulai
terbangun
terhadap
program
ini,”
imbuh
Fahrougi.
Program
subsidi
tepat
Pertalite
ini
hanya
dilakukan
untuk
kendaraan
roda
empat,
untuk
kendaraan
roda
dua
dan
tiga
belum
masuk
dalam
program
Subsidi
Tepat.
Fahrougi
menjelaskan
mekanisme
pendaftarannya
sama
halnya
dengan
penerapan
QR
Code
Solar
Subsidi.
“Masyarakat
dapat
mendaftar
melalui
web
subsiditepat.mypertamina.id
atau
aplikasi
mobile
MyPertamina.
Jika
menemui
kendala,
Pertamina
Patra
Niaga
Sulawesi
juga
menyiapkan
help
desk
pendaftaran
QR
Code
di
SPBU,”
ujar
Fahrougi.
Fahrougi
menjelaskan
bahwa
tujuan
QR
Code
Pertalite
merupakan
bagian
dari
Program
Pemerintah
yang
mengacu
pada
Perpres
No.
191
Tahun
2014
dan
Surat
Keputusan
BPH
Migas
No.
04/2020
bahwa
Pertamina
diwajibkan
menyalurkan
tepat
sasaran
kepada
konsumen.
Selain
itu,
terdapat
kewajiban
penggunaan
sistem
teknologi
informasi
dalam
penyaluran
BBM,
yang
tertuang
dalam
Peraturan
BPH
Migas
No.
06
Tahun
2013.
“Tujuan
dari
program
ini
agar
penyaluran
BBM
Subsidi
(Solar
Subsidi
&
Pertalite)
tepat
sesuai
dengan
segmen
yang
diatur
oleh
Pemerintah.
Pendaftaran
ini
juga
untuk
melindungi
konsumen
yang
berhak,
dari
konsumen
lainnya
yang
tidak
berhak.
Hal
ini
juga
menunjukkan
komitmen
pemerintah
dalam
meningkatkan
transparansi
dan
efisiensi
dalam
distribusi
subsidi.
“Dengan
adanya
data
yang
akurat
tentang
pengguna
bahan
bakar
bersubsidi,
pemerintah
dapat
lebih
mudah
memantau
dan
mengendalikan
distribusi
tersebut,”
kata
Fahrougi.